bismi-lLahi-rRahmani-rRahiem
In the Name of Allah, the Compassionate, the Merciful
=== News Update ===
TANGGAPAN TERHADAP MAKALAH
“MENGAPA KAMI MEMILIH MAZHAB AHLUL BAIT AS”
Oleh: Rahmat A. Rahman
Ketua Lembaga Kajian dan Konsultasi Syariah Wahdah Islamiyah
Berkenaan dengan acara diskusi bertema MAZHAB SYIAH DALAM TIMBANGAN ALQURAN DAN SUNNAH, yang digelar oleh Lembaga Studi & Informasi Islam (LSII) Makassar-Indonesia, tanggal 1 Januari 2009 di Hotel Horison Makassar, Prof. Dr. H. Jalaluddin Rakhmat (selanjutnya ditulis JR) selaku Ketua Dewan Syura IJABI menjadi pemateri tunggal dengan makalah berjudul : MENGAPA KAMI MEMILIH MAZHAB AHLULBAIT AS.Undangan yang hadir pada forum diskusi tersebut adalah para dai dan muballigh serta tokoh-tokoh Islam di Kota Makassar.
Ada beberapa catatan kami dalam diskusi tersebut, pertama, sangat disayangkan, pada diskusi ini pembicaranya tunggal hingga perkembangan diskusi tidak imbang. Kedua, makalah dibagikan pada saat acara dimulai hingga tidak memberi kesempatan pada audience membaca dan mempelajari secara cermat dan seksama. Ketiga, waktu yang tersedia untuk diskusi sangat terbatas, hingga audience yang ingin mengemukakan pandangan dan sanggahan tidak mendapat porsi waktu memadai.
Pembaca, kalau dalam makalahnya, JR tidak sanggup menahan tawanya lantaran pendapat seorang kiai yang menurutnya keliru, maka kala membaca makalah “ilmiah” JR dalam diskusi tersebut, kami justru sangat terperanjat dan terhenyak tak dapat menahan rasa heran. Kami mohon maaf. Kami tidak percaya kalau orang seperti JR yang telah menyabet deretan gelar akademik, ternyata mengabaikan hal-hal yang bernilai amanah ilmiah.
Karena itulah, maka melalui tulisan ini, kami menyampaikan sanggahan terhadap makalah “ilmiah” JR.
Dari empat halaman jurnal berbentuk koran yang membahas tema utama tentang Kesetaraan Gender, ada tulisan sejarawan Persis Tiar Anwar Bahtiar tentang Kartini. Judulnya: “Mengapa Harus Kartini?”