Halalkan homoseksual dianugerah “Women of the Year”
Posted by musliminsuffer on September 17, 2010
bismi-lLahi-rRahmani-rRahiem
In the Name of Allah, the Compassionate, the Merciful
=== News Update ===
Halalkan homoseksual dianugerah “Women of the Year”
Ridiculous itulah perkataan yang diucapkan di kalangan aktivis islam sejati anti liberal apabila aktivis AKKBB (Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan), Prof. Dr. Siti Musdah Mulia mendapat penghargaan sebagai “Women of the Year 2009″ dari Il Premio Internazionale La Donna Dell ‘Anno (International Prize for the Woman of the Year) 2009.
Upacara penyerahan penghargaan itu berlangsung di Hotel Grand Billia, Saint Vincent, Aosta, Italia pada 27 November 2009, dihadiri oleh sekitar 200 undangan dan wartawan. Kedutaan Besar Republik Indonesia di Rom diwakili oleh Wakeppri Yuwono Agus Putranto dan Staf magang Habadi.
Siti Musdah Mulia mengalahkan dua finalis lain dari Maroko, Aiche Ech Channa dan dari Afghanistan, Mary Akrami. Ketiga finalis terpilih melalui pemilihan 36 calon dari 27 negara. Semua calon adalah tokoh gender di negara masing-masing.
The International Prize for the Women of the Year dibentuk tahun 1998 oleh Regional Council of Aosta Valley bekerjasama dengan Kementerian Luar Itali, Aosta Valley, dan Soroptimist International Club Valle d’Aosta. Penghargaan ini juga mendapat pengakuan dari Presiden Republik Itali.
Di Indonesia, Musdah Mulia dikenal sebagai feminis pejuang fahaman persamaan gender(hak wanita). Umat Islam pernah dihebohkan suatu ketika dulu di mana Prof. Musdah dan teamnya melancarkan Counter Legal Draft (CLD) Kompilasi Hukum Islam(KHI). Banyak gagasan-gagasan yang menyimpang tercantum dalam CLD-KHI tersebut. Misalnya, idea untuk mengharamkan poligami, memberi masa iddah kepada laki-laki; menghilangkan peranan wali nikah bagi wanita, dan sebagainya.
Bahkan dalam satu diskusi tentang masalah homoseksual dan lesbian pada bulan Mac 2008, Musdah mengatakan bahawa homoseksual dan homoseksualiti adalah alami dan diciptakan oleh Tuhan, dan kerana itu dihalalkan dalam Islam.
Pernyataannya ini mendapat kecaman dari pelbagai pihak. Pendapatnya yang kontroversial ini juga boleh dibaca di blog pribadinya, musdahmulia.blogspot.com yang berjudul Adakah Islam Bicara Soal Homo?.
Menurut Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Dr. Adian Husaini, wanita kelahiran Bone 51 tahun silam itu memang tokoh yang ‘berani’.
“Musdah memang sangat berani dalam menyuarakan pendapatnya, meskipun sangat kontroversial dan mengejutkan ramai pihak”, tulis Adian dalam Catatan Akhir Pekan-nya yang ke-237.
‘Berani’yang dimaksud oleh Adian adalah kerana pensyarah UIN Jakarta itu berani mengubah-ubah hukum Islam dengan semena-mena, dengan memposisikan dirinya sebagai ‘mujtahid
Kerana itu tidak mengherankan jika pelbagai penghargaan dapat diraihnya.
Sebelum penghargaan dari Itali ini, atas keberanian-keberaniannya itu pada 7 Mac 2007 kerajaan Amerika Serikat menganugerahinya penghargaan “International Women of Courage Award”.
Amerika tak perlu bersusah payah untuk menghancurkan Islam, kerana terdapat tokoh yang bekerja dari dalam untuk meruntuhkan Islam. Jika usaha itu berjaya, maka dengan girangnya Amerika akan memberikan penghargaan. Di sisi lain, sang profesor yang menerima penghargaan itu akan meloncat kegemberiaan.
http://www.anwaraidc.com/2009/12/halalkan-homoseksual-dianugerah-women-of-the-year.html
===
-muslim voice-
______________________________________
BECAUSE YOU HAVE THE RIGHT TO KNOW


Rizque Firman said
IBLIS
SETAN
KAFIR
gk baca cerita nabi.
kaum homo ajab dunia nya lebih perih dripada kaum Zinah.
otak kuat ka somplak kitu
RYan Si Profesor said
sepertinya dia telah DIBODOHI oleh kaum yahudi.
dasar gg punya fikiran. otaknya disimpen dimana?
MATI AJA LOE.
mina said
Kaum Nabi Luth as aja mati,…. lah mau mengulanginya lagi yah?