Muslim in Suffer

Bismi-lLahi-rRahmani-rRahiem. Assalamu\’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh!

Ketika Tuhan Disingkirkan

Posted by musliminsuffer on May 14, 2009

bismi-lLahi-rRahmani-rRahiem
In the Name of Allah, the Compassionate, the Merciful

=== News Update ===

Kamis, 12 Maret 2009 pukul 13:04:00

Ketika Tuhan Disingkirkan

Ketika wahyu disingkirkan, maka akal kemudian dituhankan. Rasionalisme menjadi pedoman. Gagasan rasionalisasi bisa ditelusuri dari seorang bernama Rene Descartes (m. 1650). Ia sering digelari sebagai yang bergelar Bapak Filsafat Modern memformulasikan sebuah prinsip cogito ergo sum, yang artinya “aku berfikir maka aku ada.”Harun Yahya, dalam bukunya, The Disasters Darwinism Brought to Humanity (Al-Attique Publishers Inc.), menggambarkan berbagai bencana kemanusiaan yang ditimbulkan akibat Darwinisme, di antaranya berupa rasisme dan kolonialisme. Ketika ilmu dijauhkan dari tuntunan wahyu; ketika ilmu diabdikan untuk memuaskan hawa nafsu, maka bencana kemanusiaan tidak mungkin terhindarkan.

Peradaban Barat, ditulis oleh sejarawan Marvin Perry, adalah sebuah peradaban besar, tetapi sekaligus sebuah drama yang tragis (a tragic drama). Peradaban ini penuh kontradiksi. Satu sisi, ia memberi sumbangan besar bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, memberikan sumbangan besar bagi berbagai kemu -dahan fasilitas hidup. Tapi, pada sisi lain, peradaban ini memberi kontribusi besar kepada penghancuran alam semesta. (Lihat, Marvin Perry, Western Civilization A Brief History, 1997).

Di zaman modern ini pula, menusia telah membelanjakan secara ‘gila-gilaan’ alat-alat pembunuh massal. Sekedar contoh, Jeremy Isaacs dan Taylor Dow ning, dalam bukunya, Cold War, memaparkan, antara 1945-1996 saja, diperkirakan sekitar 8 trilyun USD ($ 8,000,000,000,000) biaya dikeluarkan untuk persenjataan di seluruh dunia. Puncaknya, persediaan nuklir mencapai 18 mega ton. Padahal, seluruh bom yang diledakkan pada Perang Dunia II ‘hanya’ 6 megaton.

Dunia kedokteran modern, misalnya, mengenal praktik vivisection (arti harfiah ”memotong hidup-hidup”) yaitu cara menyiksa hewan hidup, sebagai dorongan bisnis untuk menguji obat-obatan agar dapat mengurangi daftar panjang segala jenis penyakit manusia (Pietro Croce, Vivisection or Science: An Investigation into Testing Drugs and Safeguarding Health, 1999).

Praktik ini selain tidak beretika keilmuan dan tidak “berperikemanusiaan” juga menyisakan pertanyaan intrinsik tentang asumsi atas tingkat kesamaan uji laboratorium hewan dan manusia yang mengesahkan eksplorasi hasil klinis dari satu ke lainnya.Dalam dunia pertanian modern, penggunaan bahan-bahan kimia seperti luasnya penggunaan pestisida, herbisida, pupuk nitrogen sintetis dan seterusnya, telah meracuni bumi, membunuh kehidupan margasatwa bahkan meracuni hasil panen dan mengganggu kesehatan para petani.

Pertanian yang semula disebut dengan istilah agriculture (kultur, suatu cara hidup saling menghargai, timbal balik komunal, dan kooperatif, bukan kompetitif) berkembang lebih populer dengan istilah agribusiness, sebuah sistem yang memaksakan tirani korporat untuk memaksimalkan keuntungan dan menekan biaya, menjadikan petani/penduduk lokal yang dahulu punya harga diri dan mandiri lalu berubah menjadi buruh upahan di tanah sendiri (Adi Setia, Three Meanings of Islamic Science Toward Operasionalizing Islamization of Knowledge, 2007).

Ketika wahyu disingkirkan, maka akal kemudian dituhankan. Rasionalisme menjadi pedoman. Gagasan rasionalisasi bisa ditelusuri dari seorang bernama Rene Descartes (m. 1650). Ia sering digelari sebagai yang bergelar Bapak Filsafat Modern memformulasikan sebuah…

source: http://republika.co.id/koran/155/36849/Ketika_Tuhan_Disingkirkan

===

-muslim voice-
______________________________________
BECAUSE YOU HAVE THE RIGHT TO KNOW

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: