Muslim in Suffer

Bismi-lLahi-rRahmani-rRahiem. Assalamu\’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh!

Kesetaraan Gender

Posted by musliminsuffer on May 15, 2009

bismi-lLahi-rRahmani-rRahiem
In the Name of Allah, the Compassionate, the Merciful

=== News Update ===

Kamis, 09 April 2009 pukul 23:53:00

Kesetaraan Gender

Dinar Dewi Kania, SE, MM Dosen UniversitasTrisakti, Jakarta.

Wacana dan isu ‘kesetaraan gender¡’ (KG) kini menggema luar biasa di Indonesia. Berbagai program digelar untuk mensosialisasikan program ini. Bahkan, seolah-olah, paham ini sudah dianggap sebagai satu kebenaran, yang tidak boleh dipersoalkan. Seperti halnya beberapa paham lain yang datang dari peradaban Barat, banyak orang yang kemudian mencari pembenarannya dalam ayat-ayat al-Quran dan hadits. Sekarang, ada istilah

pembangunan berwawasan gender
politik berwawasan gender
pendidikan berwawasan gender
fiqih berwawasan gender tafsir berspektif gender,dan sebagainya.

Sebagian aktivis gender kemudian mengangkat isu penjajahan dan penindasan perempuan oleh laki-laki. Seolah-olah, selama ini kaum wanita mundur karena ditindas oleh laki-laki. Lalu, kaum wanita disuruh bergerak untuk melawan apa yang mereka katakan sebagai hegemoni lakilaki.

Entah mengapa, negara-negara Barat dan juga LSM-LSM mereka, kini sangat aktif mendanai berbagai proyek penelitian dan gerakan KG. Bahkan, sasaran paham ini sudah semakin spesifik. Ada yang khusus menggarap pesantren, ada ormas Islam, ada partai, perguruan Tinggi, dan sekolahsekolah.

Tentu tidak ada salahnya umat Islam bertanya: apa dan untuk siapa sebenarnya program ini?

Timbul tanda tanya besar mengapa pihak Barat begitu bersemangat mengkampanyekan kesetaraan gender di dunia Islam, ketika pada saat yang sama, isu tersebut mengalami stagnasi dan mulai ditinggalkan oleh sebagian masyarakat Barat sendiri?

Banyak problem rakyat Indonesia lain seperti kemiskinan dan kesehatan yang masih memerlukan bantuan. Mengapa justru proyek-proyek KG yang mudah mendapatkan pendanaan? Jadi, KG tidak lepas dari isu pemberdayaan perempuan dan gerakan feminisme. Dan ini tidak bisa dilepaskan dari sejarah kelam masyarakat Barat pada abad pertengahan.

Menurut McKay dalam bukunya a History of Western Society (1983), terdapat bukti-bukti kuat yang mengindikasikan bahwa perempuan telah dianggap sebagai makhluk inferior, bahkan pada tahun 1595, seorang profesor dari Wittenberg University melakukan perdebatan serius mengenai apakah perempuan itu manusia atau bukan. (Maududi, Hijab, 1995). Kehidupan keras dialami oleh…

sumber: http://republika.co.id/koran/155/42945/Kesetaraan_Gender

===

-muslim voice-
______________________________________
BECAUSE YOU HAVE THE RIGHT TO KNOW

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: