Muslim in Suffer

Bismi-lLahi-rRahmani-rRahiem. Assalamu\’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh!

Menimbang Tafsir Feminis

Posted by musliminsuffer on May 15, 2009

bismi-lLahi-rRahmani-rRahiem
In the Name of Allah, the Compassionate, the Merciful

=== News Update ===

Kamis, 09 April 2009 pukul 00:25:00

Menimbang Tafsir Feminis

Henri Shalahuddin, M.A.Peneliti INSISTS

Tahun 2004, sebuah Pusat Studi Wanita di sebuah universitas Islam di Yogya karta menerbitkan buku berjudul Isu-Isu Gender dalam Kurikulum Pendidikan Dasar dan Menengah. Buku ini merupakan bagian dari proyek penyebaran paham Kesetaraan Gender kepada umat Islam, melalui perombakan kurikulum tingkat sekolah dasar dan menengah.

Bagi banyak kaum Muslimin, tentu saja, isinya cukup mengagetkan. Sebab, hampir semua hukum Islam yang memberikan perlakuan berbeda terhadap lakilaki dan wanita, digugat.

Misalnya, ajaran Islam tentang saksi dan wali nikah, kenapa harus laki-laki?
Mengapa kambing aqiqah untuk bayi wanita harus satu, sedangkan laki-laki dua ekor?
Mengapa wanita harus izin suami jika mau bepergian atau berpuasa sunnah?
Mengapa imam shalat harus laki-laki?
Mengapa yang azan juga laki-laki?
Mengapa wanita harus menjadi Ibu rumah tangga dan mengasuh anak?
Mengapa wanita harus menyusui anaknya?
Bukankah laki-laki juga bisa menyusui anaknya?

Ditulis dalam buku ini:
Seorang Ibu hanya wajib melakukan hal-hal yang sifatnya kodrati seperti mengandung dan melahirkan. Sedangkan halhal yang bersifat diluar qodrati itu dapat dilakukan oleh seorang Bapak. Seperti mengasuh, menyusui (dapat diganti dengan botol), membimbing, merawat dan membesarkan, memberi makan dan minum dan menjaga keselamatan keluarga. (hal. 42-43).

Menurut para penulis buku ini, semua hukum Islam yang mendiskriminasi wanita merupakan produk dari budaya patriarkhi, yang memang dikuasai oleh lakilaki, untuk menjajah wanita.

Buku ini menulis:
Sudah menjadi keprihatinan bersama bahwa kedudukan kaum perempuan dalam sejarah peradaban dunia, secara umum, dan peradaban Islam secara khusus, telah dan sedang mengalami penindasan. Mereka tertindas oleh sebuah rezim laki-laki: sebuah rezim yang…

sumber: http://republika.co.id/koran/155/42948/Menimbang_Tafsir_Feminis

===

-muslim voice-
______________________________________
BECAUSE YOU HAVE THE RIGHT TO KNOW

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: